selamat datang di blog GPdI Klaten | Ibadah Paskah - Jumat, 29-3-2024 jam 07:00 (1 sesi) | Ibadah Kebangkitan - Minggu, 31-3-2024 jam 07:00 (1 sesi) | Ibadah Raya 1 - Minggu jam 07:00 | Ibadah Raya 2 - Minggu jam 18:00 | Ibadah Sekolah Minggu jam 7:30 | Ibadah Penyembahan & Doa Puasa - Kamis jam 18:00

Sabtu, 23 Mei 2015

PENTAKOSTA

Pentakosta adalah salah satu hari besar umat Nasrani. Dalam tradisi Perjanjian Lama, hari Pentakosta merupakan hari besar kedua dalam tradisi Ibrani, yakni perayaan ketika hasil pertama dipersembahkan kepada Allah (Imamat 23:17). Dalam tradisi Gereja, Perayaan Pentakosta berhubungan dengan Hari Turunnya Roh Kudus sesuai dengan yang tertulis dalam Kisah Para Rasul pasal 2.

Pentingnya hari Pentakosta tersebut dapat dilihat dari penegasan Yesus (Kisah Para Rasul 1:4-5). Pada suatu hari ketika Ia makan bersama-sama dengan mereka, Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa, yang* -- demikian kata-Nya -- /"telah kamu dengar dari pada-Ku. Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus."

Dalam ayat tersebut Tuhan Yesus, di satu pihak melarang rasul-rasul pergi meninggalkan Yerusalem. Di pihak lain, rasul-rasul diperintahkan untuk lebih dahulu "menantikan janji Bapa."

Mengapa? Bukankah dari segi pengetahuan dan pengalaman, rasul-rasul telah mengenal siapa Yesus sesungguhnya dan telah hidup bersama-Nya selama kira-kira tiga tahun?

Ditinjau dari segi waktu, apakah tidak sebaiknya mereka segera pergi ke seluruh dunia untuk segera mengabarkan kabar baik itu sebagaimana tertulis dalam Matius 28?

Memang benar, rasul-rasul telah mengenal dan hidup bersama Yesus. Mereka tidak sekedar memiliki pengetahuan teoritis tentang Yesus. Mereka perlu segera pergi mengabarkan kabar baik itu. Namun demikian, Yesus melarang mereka, karena semua pengetahuan dan pengalaman itu harus disertai dengan hadirnya Roh Kudus dalam diri mereka.

Hal itu ditegaskan Tuhan Yesus sendiri demikian (Kisah Para Rasul 1:8). Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."

Itulah sebabnya mereka diperintahkan untuk menantikan janji Bapa akan turunnya Roh Kudus di hari Pentakosta.

Pernyataan Tuhan Yesus tersebut sangat penting buat kita semua yang mengaku sebagai orang Kristen.

Pertama, kita perlu menghayati kebenaran ini : Kekristenan tidak dapat dipisahkan dari pengalaman hidup bersama Roh Kudus.

Alkitab bahkan menegaskan bahwa sesungguhnya, hidup baru di dalam Kristus adalah hidup di dalam dan dipimpin Roh Kudus. Hal ini secara jelas dan tegas diuraikan oleh Rasul Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Roma (Roma pasal 8).

Rasul Paulus menegaskan bahwa tanpa Roh Kristus, seseorang bukan milik Kristus (Roma 8:9) Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus. dan anak-anak Allah harus dipimpin oleh Roh Allah (Roma 8:14). Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.

Dan benar, dengan kuasa dari Roh Kudus tersebut, ketaatan dan kesetiaan para rasul menghasilkan buah, di mana jumlah murid dan orang yang percaya kepada Yesus berkembang dengan sangat cepat.

Lukas mencoba memberikan data statistik di mana dimulai dengan 120 orang (Kisah Para Rasul 1:15) Pada hari-hari itu berdirilah Petrus di tengah-tengah saudara-saudara yang sedang berkumpul itu, kira-kira seratus dua puluh orang banyaknya, lalu berkata:, lalu setelah Petrus khotbah pada hari Pentakosta menjadi 3000 orang (Kisah Para Rasul 2:41) Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa. meningkat menjadi 5000 orang (Kisah Para Rasul 4:4) Tetapi di antara orang yang mendengar ajaran itu banyak yang menjadi percaya, sehingga jumlah mereka menjadi kira-kira lima ribu orang laki-laki. Jumlah di atas merupakan jumlah terakhir yang diberikan oleh Lukas, karena selanjutnya, kita hanya menemukan istilah "jumlah murid makin bertambah..." (Kisah Para Rasul 6:1a).

Menjelang hari Pentakosta, saat Roh Kudus dicurahkan atas kita semua orang percaya, mari kita membuka hati, mengizinkan Roh Kudus tinggal di dalam kita, dan memberikan diri kita hidup senantiasa dalam pimpinan Roh Kudus!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Gold Cross