selamat datang di blog GPdI Klaten | Ibadah Paskah - Jumat, 29-3-2024 jam 07:00 (1 sesi) | Ibadah Kebangkitan - Minggu, 31-3-2024 jam 07:00 (1 sesi) | Ibadah Raya 1 - Minggu jam 07:00 | Ibadah Raya 2 - Minggu jam 18:00 | Ibadah Sekolah Minggu jam 7:30 | Ibadah Penyembahan & Doa Puasa - Kamis jam 18:00

Senin, 24 November 2014

UJIAN ATAU GODAAN PELAYANAN

Hampir semua orang tidak suka dengan ujian atau tantangan, tetapi hal ini harus dihadapi sebagai tahap untuk memasuki ke tingkat yang lebih tinggi. Dalam imanpun berlaku hal demikian juga. Melalu ujian atau tantangan akan semakin jelas mutu iman kita dan semakin jelas mengapa kita mengikut dan melayani Tuhan. Beberapa ujian atau tantangan yang sering dihadapi dalam kita pelayanan, namun sekaligus sebagai bahaya yang harus diwaspadai setiap pelayan Tuhan, sebagai berikut :

a. Kompromi
Sering kita dihadapkan dengan dilema, sehingga kecenderungan orang lebih memilih yang aman-aman saja, lalu menurunkan standar Tuhan hanya sekedar untuk bisa menyenangkan orang tertentu atau untuk mencapai tujuan pribadi maupun tujuan yang semu. Ingat, kita harus menjunjung tinggi standar Tuhan, jangan tergoda untuk kita mengambil sikap kompromi.

b. Ambisi
Banyak orang memulai pelayanan dari hal yang kecil dan sederhana dengan begitu tulus, sukarela, murni dan bersemangat. Tetapi dikala kita dipercaya Tuhan untuk melakukan tugas pelayanan yang lebih besar dan serius, kita mulai kehilangan kasih dan kemurnian kita mulai menjadi luntur. Pelayanan kita dijadikan sebagai sirkuit untuk saling berlomba mencapai puncak prestasi, nama yang harum, jabatan yang tinggi, dihargai, disanjung dan dihormati. Untuk mencapai ambisi tersebut tidak jarang kita mengorbankan atau menjatuhkan orang lain, sehingga pelayanan bukan lagi sebuah pelayanan seorang hamba, melainkan pelayanan yang berstandar prestasi duniawi. Banyak sekali pelayan Tuhan yang sudah jatuh dalam hal ini.

c. Keadaan Yang Mustahil
Dalam pengalaman pelayanan, seringkali terjadi kondisi yang sulit, tidak ada jalan keluar yang mustahil untuk dihadapi. Seperti Israel pada waktu keluar dari tanah Mesir dikejar-kejar tentara Firaun. Dihadapkan pada dilema : Maju terhalang laut, mundur berhadapan dengan tentara Mesir yang kuat. Maju dan mundur sama-sama akan menghadapi resiko mati. Bangsa Israel putus asa, namun Tuhan memberikan mujizat-Nya melalui Musa yang penuh iman. Sebagai pelayan Tuhan kita harus atau wajib memiliki iman seperti Musa, bukan dengan kegagahan kuda dan tentara yang kuat, melainkan dengan hikmat dan keperkasaan Tuhan kita harus terus maju.

d. Iri Hati
Keadaan seperti ini sering kali tanpa disadari muncul begitu saja dalam hati kita sebagai seorang pelayan Tuhan. Khususnya kalau melihat keberhasilan orang atau organisasi lain, sedang diri kita sendiri tidak mendapat yang diharapkannya atau kita sering iri kalau melihat orang lain mempunyai talenta dalam pelayanan yang macam-macam, bisa ini bisa itu. Sebagai contoh, oleh karena iri hati kepada Daud,maka Saul menjadi semakin jauh dari Tuhan dan oleh karena iri hati saudara-saudaranya, Yusuf menderita. Iri hati merupakan dosa yang bukan saja berdampak bagi kita pribadi, tapi bagi orang lain. Waspadalah terhadap dosa ini.

e. Kesombongan
seorang pelayan Tuhan yang sudah berada di atas, kalau tidak berhati-hati akan mulai terkikis rasa kasih dan melihat semua rekan sebagai musuh yang harus disingkirkan. Dia mulai sombong dengan posisi jabatan dan penghasilannya, mulai tidak memandang muka kepada orang yang miskin dan papa, merasa kesal dan terganggu kalau ada orang dari kalangan bawah membutuhkan pelayanannya. Kalaupun dikerjakan, bukan dengan sungguh-sungguh melainkan dengan setengah hati. Semua pelayanan dinilai dari ukuran pengaruh, materi dan relasi. Ingatlah cantoh ini, penghulu malaikat jatuh menjadi iblis karena kesombongan, Adam dan Hawa jatuh dalam dosa karena kesombongan.

f. Sikap-sikap lain yang harus diwaspadai, seperti :
  • Mementingkan diri sendiri.
  • Popularitas / ingin terkenal.
  • Merasa selalu benar dan tidak pernah bersalah.
  • Merasa sangat diperlukan.
  • Merasa hebat
  • Merasa bisa, dll

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Gold Cross